BIOLOGI REPRODUKSI & MIKROBIOLOGI

Rabu, 14 Oktober 2020

MAKALAH ASUHAN KEBIDANAN KEHAMILAN "PERUBAHAN ANATOMI DAN ADAPTASI FISIOLOGI SISTEM REPRODUKSI PADA IBU HAMIL"

 

KATA PENGANTAR

 

Alhamdulillahi robbil ‘alaamiin, segala puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan makalah Asuhan Kebidanan Kehamilan “Perubahan anatomi sistem reproduksi dan adaptasi fisiologi pada ibu hamil trimester I,II dan III ” tuk memenuhi salah satu tugas dalam mengikuti mata kuliah Asuhan Kebidanan Kehamilan. Terima kasih yang tak terhingga penulis sampaikan kepada berbagai pihak yang telah membantu penulis dalam

penyusunan rangkuman ini, baik bantuan yang berupa bimbingan, semangat, dan penyampaian berbagai informasi sehingga tugas ini dapat

terselesaikan dengan baik. Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna. Untuk itu segala kritik dan saran yang membangun selalu penulis harapkan. Selanjutnya, penulis berharap makalah ini mampu memberikan manfaat kepada semua pihak.Terima kasih.

 

 

Pekanbaru 10 september 2018

                                                                                

                                                                                         Windy Mayasari

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

i

DAFTAR ISI

                                                                                                       

KATA PENGANTAR..............................................................................................          i

DAFTAR ISI............................................................................................................          ii

BAB I     PENDAHULUAN.....................................................................................          1

A.     Latar Belakang.............................................................................................          1

B.     Rumusan Masalah.................................................................................................           2

C.     Tujuan...................................................................................................................            2

 

BAB II    PEMBAHASAN.......................................................................................          3

A.     Uterus...........................................................................................          3

B.     Vagina dan vulva..........................................................................          4

C.     Ovarium.......................................................................................          5

D.     Serviks .........................................................................................          5

BAB III   PENUTUP................................................................................................          6

A.     Kesimpulan..................................................................................          6

B.     Saran............................................................................................          6

DAFTAR PUSTAKA...............................................................................................          7

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ii

BAB I

PENDAHULUAN

 

Abstract

During pregnancy, the pregnant mother undergoes significant anatomical and physiological changes in order to nurture and accommodate the developing foetus. These changes begin after conception and affect every organ system in the body.1 For most women experiencing an uncomplicated pregnancy, these changes resolve after pregnancy with minimal residual effects. It is important to understand the normal physiological changes occurring in pregnancy as this will help differentiate from adaptations that are abnormal.

(Cardiovasc J Afr. 2016 Mar-Apr; 27(2): 89–94)

Abstrak

Selama kehamilan, ibu hamil mengalami perubahan anatomis dan fisiologis yang signifikan untuk memelihara dan mengakomodasi janin yang sedang berkembang. Perubahan ini dimulai setelah pembuahan dan mempengaruhi setiap sistem organ dalam tubuh.1 Bagi kebanyakan wanita yang mengalami kehamilan tanpa komplikasi, perubahan ini sembuh setelah kehamilan dengan efek residual minimal. Penting untuk memahami perubahan fisiologis normal yang terjadi pada kehamilan karena ini akan membantu membedakan dari adaptasi yang abnormal.

(Cardiovasc J Afr. 2016 Mar-Apr; 27 (2): 89–94)

 

A.    Latar Belakang

Proses kehamilan sampai kelahiran merupakan rangkaian yang menjadi satu kesatuan. Dalam menjalani proses kehamilan tersebut , ibu hamil mengalami perubahan-perubahan anatomi pada tubuhnya sesuai dengan usia kehamilannya.  Perubahan anatomi tersebut meliputi perubahan sistem pencernaan, payudara, sistem perkemihan, sistem endokrin, sistem kekebalan tubuh, sistem kardiovaskuler, metabolisme, sistem persyarafan serta sistem reproduksi .

          Pregnant women undergo profound anatomical and physiological changes so that they can cope with the increased physical and metabolic demands of their pregnancies.

The cardiovascular, respiratory, haematological, renal, gastrointestinal and endocrine systems all undergo important physiological alterations and adaptations needed to allow development of the fetus and to allow the mother and fetus to survive the demands of childbirth. Such alterations in anatomy and physiology may cause difficulties in interpreting signs, symptoms, and biochemical investigations, making the clinical assessment of a pregnant woman inevitably confusing but challenging. Understanding these changes is important for every practicing obstetrician, as the pathological deviations from the normal physiological alterations may not be clear-cut until an adverse outcome has resulted. Only with a sound knowledge of the physiology and anatomy changes can the care of an obstetric parturient be safely optimized for a better maternal and fetal outcome.

(Best practice and research clinical obstetrics and gynaecology , vol 27,issue 6. Dec 2013, Pages 791-802)

               Wanita  hamil mengalami perubahan anatomis dan fisiologis yang mendalam sehingga mereka dapat mengatasi peningkatan tuntutan fisik dan metabolik dari kehamilan mereka. Sistem kardiovaskular, pernapasan, hematologis, ginjal, gastrointestinal dan endokrin semuanya mengalami perubahan fisiologis dan adaptasi penting yang diperlukan untuk memungkinkan perkembangan janin dan untuk memungkinkan ibu dan janin untuk bertahan hidup dari tuntutan persalinan. Perubahan anatomi dan fisiologi seperti itu dapat menyebabkan kesulitan dalam menginterpretasikan tanda, gejala, dan penyelidikan biokimia, membuat penilaian klinis seorang wanita hamil pasti membingungkan tetapi menantang. Memahami perubahan ini penting untuk setiap dokter kandungan berlatih, karena penyimpangan patologis dari perubahan fisiologis normal mungkin tidak jelas sampai hasil yang merugikan telah dihasilkan. Hanya dengan pengetahuan yang kuat tentang perubahan fisiologi dan anatomi, perawatan seorang ibu hamil dapat dioptimalkan dengan aman untuk hasil ibu dan janin yang lebih baik.

(Best practice and research clinical obstetrics and gynaecology , vol 27,issue 6. Dec 2013, Pages 791-802)

 

B. Rumusan Masalah

Apa saja perubahan anatomi dan adaptasi fisiologis pada ibu hamil terutama pada sistem reproduksi

 

C. Tujuan

Mengetahui perubahan anatomi dan adaptasi fisiologi pada ibu hamil terutama pada sistem reproduksi.

 

BAB II

   PEMBAHASAN

 

Perubahan anatomi dan adaptasi fisiologi pada ibu hamil yang terutama pada sistem reproduksi sebagian besar sudah terjadi setelah fertilisasi dan terus berlanjut selama kehamilan. Kebanyakan perubahan ini merupakan respon terhadap janin. Perubahan anatomi dan adaptasi fisiologis terjadi sesuai dengan usia kehamilan mulai dari trimester I,II dan III kehamilan. Perubahan yang terjadi selama kehamilan akan kembali seperti keadaan semula setelah proses persalinan dan menyusui selesai.

Sistem Reproduksi

A.Uterus

Uterus merupakan organ otot lunak yang sangat unik yang mengalami perubahan cukup besar selama kehamilan. Selama kehamilan, serat otot uterus menjadi meregang dan bertambah besar, atau biasa disebut dengan istilah hyperplasia. Hal ini terjadi karena pengaruh dari kinerja hormone dan tumbuh kembang janin pula. 

During pregnancy, two major adaptations occur in the uterine circulation to support the developing fetus: 1) the spiral arteries are remodeled from tightly coiled, tonically active vessels to wide-bore tubes that lack responsiveness to maternal tonic signals and 2) the larger vessels (uterine, arcuate, and radial arteries) dilate to increase the amount of blood supplying the uterus

( Feeding Your Baby In Utero: How the Uteroplacental Circulation Impacts Pregnancy

Joanna L. James

Lawrence W. Chamley and  Alys R. Clark https://doi.org/10.1152/physiol.00033.2016 )

 

 

               Selama kehamilan, dua adaptasi besar terjadi dalam sirkulasi uterus untuk mendukung janin yang sedang berkembang: 1) arteri spiralis sedang diremodasi dari pembuluh yang dikencangkan secara ketat, aktif secara tonik ke tabung lebar-bore yang tidak responsif terhadap sinyal tonik ibu dan 2) pembuluh darah yang lebih besar ( arteri uterus, arkuata, dan radial) melebar untuk meningkatkan jumlah darah yang memasok uterus

 

( Feeding Your Baby In Utero: How the Uteroplacental Circulation Impacts Pregnancy

Joanna L. James

Lawrence W. Chamley and  Alys R. Clark https://doi.org/10.1152/physiol.00033.2016 )

 

Rahim yang semula berat 30 gram akan mengalami hipertropi dan hiperplasia, sehingga menjadi berat 1000 gram saat akhir kehamilan, otot rahim mengalami hiperplasia dan hipertropi menjadi lebih besar, lunak dan dapat mengikuti pembesaran rahim karena pertumbuhan janin.
Pertumbuhan janin pada trimester I terjadi sebagai respon terhadap rangsangan hormon yaitu hormon estrogen dan hormon progesteron.

Pembesaran uterus terjadi disebabkan karena :
• Meningkatnya dilatasi pembuluh darah dan vaskularisasi
• Hiperplasia serabut-serabut otot dan jaringan fibroelastik
• Perkembangan dari decidua setelah bulan ketiga pembesaran uterus karena pertumbuhan fetus.
Untuk menentukan tuanya kehamilan berdasarkan TFU, maka dipakai patokan sbb:
• Umur kehamilan 12 minggu, TFU 3 jari diatas simfisis
• Umur kehamilan 16 minggu, TFU pertengan simfisis dengan pusat
• Umur kehamilan 20 minggu, TFU 3 jari dibawah pusat
• Umur kehamilan 24 minggu, TFU setinggi pusat
• Umur kehamilan 28 minggu, TFU 3 jari diatas pusat
• Umur kehamilan 32 minggu, TFU pertengahan pusat dengan prosesus sifoidius
• Umur kehamilan 36 minggu, TFU 3 jari di bawah prosesus sifoideus
• Umur kehamilan 40 minggu, TFU pertengahan pusat dengan prosesus sifoideus

Perubahan bentuk uterus pada trimester I seperti buah pir terbalik, trimester II berubah seperti bola, dan trimester III berbentuk oval dan naik dari rongga pelvis kerongga abdomen.


b. Vagina dan Vulva
Vagina dan vulva mengalami perubahan akibat dari hormon estrogen. Adanya hipervaskularisasi menyebabkan vagina dan vulva tampak lebih merah, agak kebiru-biruan (livide). Tanda ini biasa disebut tanda Chadwick.

Pregnancy confers remarkable changes in the vaginal wall that include increased distensibility and decreased stiffness and maximal stress. Elastinopathy alone is insufficient to cause significant changes in these properties, but prolapse confers additional alterations in distensibility and stiffness that are similar to those changes

(American Journal of Obstetrics and Gynecology

Volume 198, Issue 5, May 2008, Pages 590.e1-590.e6. Biomechanical properties of the vaginal wall: effect of pregnancy, elastic fiber deficiency, and pelvic organ prolapse)

 

Kehamilan menganugerahkan perubahan luar biasa pada dinding vagina yang mencakup peningkatan distensibility dan penurunan kekakuan dan stres maksimal. Elastinopati saja tidak cukup untuk menyebabkan perubahan signifikan pada sifat-sifat ini, tetapi prolaps menganugerahkan perubahan tambahan dalam distensibility dan kekakuan yang mirip dengan perubahan-perubahan tersebut.

(American Journal of Obstetrics and Gynecology

Volume 198, Issue 5, May 2008, Pages 590.e1-590.e6. Biomechanical properties of the vaginal wall: effect of pregnancy, elastic fiber deficiency, and pelvic organ prolapse)


c. Ovarium
Sejak kehamilan 16 minggu fungsi ovarium diambil alih oleh placenta, terutama fungsi memproduksi progesterone dan estrogen. Selama kehamilan ovarium tenang/ beristirahat. Tidak terjadi pembentukan dan pematangan folikel baru, tidak terjadi ovulasi, tidak terjadi siklus menstruasi.


d. Servik
Akibat peningkatan vaskular serta perubahan pada jaringan ikat dibawah pengaruh estrogen, servik dalam kehamilan menjadi lunak. Terjadi sekresi kelenjar dan lendir servik menjadi kental sehingga dapat berperan sebagai pelindung yang meyumbat ostium uteri.

 

 

 

 

BAB III

PENUTUP

 

A.   KESIMPULAN

1.      Dapat di simpulkan dari pembahasan di atas mengenai perubahan anatomi dan adaptasi fisiologi pada ibu hamil trimester I, II, II. Yaitu dimana mengalami perubahan pada system reproduksi.

2.      Pada uterus dimana akan mengalami pembesaran dibawah pengaruh estrogen dan progesterone.

3.      Berat rahim pun akan naik  secara luar biasa dari 30 gram menjadi 1.000 gram pada akhir bulan

4.      Vaskularisasi , arteri uterine dan ovarika bertumbuh dalam diameter , panjang dan anak-anak cabangnya pembuluh darah vena mengemban dan bertambah.

5.      Vagina dan vulva , oleh karena pengaruh estrogen terjadi hipervaskularisasi pada vagina dan vulva, sehingga bagian tersebut  terlihat merah dan kebiruan  kondisi ini disebut tanda Chadwick.

 

B.   SARAN

Sebaiknya ibu hamil bersiap dalam menghadapi perubahan anatomi dan fisiologis terkait dengan kehamilannya. Selain itu juga, sebaiknya bidan memberi konseling kepada ibu bahwa perubahan yang terjadi selama masa kehamilan adalah hal yang lumrah dan hanya bersifat sementara.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

D. Rahn , David , Matthew D.Ruff , Spencer A.Brown , Harry F.Tibals . 2008 . Biomechanical properties of the vaginal wall: effect of pregnancy, elastic fiber deficiency, and pelvic organ prolapse . American Journal of Obstetrics and Gynecology

Kien Tan , Eng , Eng LoyTan . 2013 . Best practice and research clinical obstetrics and gynaecology

Soma , Priya , Pilay , Nelson – Piercy Catherine , Heli Tolppanen , Alexander Mebazza . 2016 . Physiological changes in pregnancy . Cardiovascular Journal of Africa

W. Chamley , Lawrence , Alys R. Clark . 2017 . Feeding Your Baby In Utero: How the Uteroplacental Circulation Impacts Pregnancy

 

0 komentar:

Posting Komentar