BIOLOGI REPRODUKSI & MIKROBIOLOGI

Sabtu, 17 Oktober 2020

KASUS KB (DIALOG)


Kasus

Seorang istri datang ke BPM  bersama suami  untuk melakukan konseling kepada bidan mengenai kontrasepsi KB yang akan dipakai dalam jangka panjang dikarenakan pasangan ini sudah memiliki 4 orang anak. Sebelumnya ia sudah pernah menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan tetapi merasa tidak nyaman karena mengalami ketidak lancaran haid. Istri ingin mengganti alat kontrasepsi yang dipakainya saat ini dan menanyakan kepada bidan mengenai kontrasepsi apa yang cocok untuk tubuh nya. Dan ibu memilih menggunakan AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim).

Role Play

Suatu hari pasangan suami istri datang ke BPM untuk berkonsultasi mengenai alat kontrasepsi yang di pakainya saat ini dan istri mengeluh bahwa dia mengalami ketidak lancaran haid. Istri berencana ingin mengganti alat kontrasepsinya yang dipakai saat ini.

Suami              : assalamualaikum

Bidan              : waalaikumsalam pak bu, silahkan duduk. Ada yang bisa saya bantu bu?

Istri                  : begini bu bidan, akhir-akhir ini saya sering mengeluh karena haid saya tidak lancar.

Bidan              : sebelumnya apakah ibu memakai alat kontrasepsi?

Istri                  : iya saya menggunakan suntik kb 3 bulan bu.

Bidan              : oh itu hal yang terjadi memang efek samping dari penggunaan suntik kb 3 bulan

Istri                  : oh begitu ya bu, saya berencana ingin mengganti kontrasepsi yang saya pakai

Bidan              : oya kalau boleh tau sekarang sudah mempunyai anak berapa?

Suami              : sudah punya 4 orang anak bu bidan dan berencana untuk tidak memiliki anak dalam jangka panjang bu, istri saya juga umurnya sudah 37 tahun bu

Bidan              : oh seperti itu, memang beresiko jika ibu memiliki anak lagi diusia diatas 35 tahun bu. Dan ada beberapa macam kontrasepsi diantaranya pil kb, implant, dan AKDR (alat kontrasepsi dalam rahim).

Istri                  : iya bu, jadi apa saja keuntungan dan kerugian dari masing-masing alat kontrasepsi itu ?

Bidan              : jadi begini bu untuk KB implant ada beberapa jenis diantaranya ada 2 batang, 3 batang dan 6 batang. Kemudian implant 2 dan 3 batang itu waktu keefektivitasannya hanya 3 bulan, sedangkan pada 6 batang mampu bertahan sampai 5 bulan. Keuntungannya mampu mengembalikan kesuburan ibu secara sempurna setelah pengangkatan dan tidak menaikkan tekanan darah ibu. Sedangkan kekurangannya kadang akseptor mengeluh sakit kepala, gelisah, juga dapat terjadi peningkatan atau penurunan berat badan bu. Sampai disini paham bu?

Istri                  : paham bu

Bidan              : kemudian pada pil KB dapat diminum secara praktis namun,kadang kita lupa untuk meminumnya. Kemudian kelebihannya bisa digunakan oleh segala usia produktif namun apabila lupa meminumnya kemungkinan kehamilan akan terjadi. Nah yang terakhir yaitu AKDR atau IUD  jenis ini cocok untuk mencegah kehamilam dalam jangka panjang yaitu 10 tahun untuk jenis copper T tidak mengandung efek hormonal dan ibu tidak perlu khawatir akan faktor lupa dan dapat diangkat kapan saja ibu mau.Kemudian kekurangannya yaitu terjadi pendarahan pada awal pemasangan serta haid akan menjadi lebih lama dan banyak.

Istri                  : oh begitu ya bu,saya sudah mengerti, saya ingin bertanya bagaimana cara pemasangan KB IUD tersebut bu ?

Bidan              : Caranya dengan memasukkan IUD kedalam rahim ibu, dilakukan pada keadaan setelah ibu haid, agar mengurangi rasa nyeri. Pemasangan menggunakan speculum .

 

Istri                  : oh begitu bu, sepertinya saya akan memilih KB IUD bu,karna dapat digunakan dalam jangka panjang bu, bagaimana yah? bolehkan yah ?

Suami              : iya boleh bu, sepertinya itu pilihan yang tepat dan terbaik

Bidan              : iya bu itu pilihan yang sangat tepat, kalau keputusan ibu dan suami sudah mantap silahkan datang kesini untuk melakukan pemasangan IUD nya.

Istri                  : untuk pemasangannya mungkin besok bu,apakah bisa?

Bidan              : bisa bu, karena lebih cepat lebih baik

Istri                  : baik bu, terimakasih ya bu atas penjelasannya ini sangat bermanfaat. Saya permisi pulang dulu ya bu

Suami              : terimakasih ya bu, kami permisi pulang bu

Bidan              : iya sama sama bapak ibu

 

           

 

 

0 komentar:

Posting Komentar