MAKALAH KEBUTUHAN DASAR MANUSIA
KATA PENGANTAR
Puji syukur saya
panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa
atas curahan rahmat dan karunia-Nya, sholawat dan salam semoga tetap
terlimpahkan kepada Rasulullah Muhammad SAW beserta keluarga. Amin. Adapun
makalah Kebutuhan Dasar Manusia ini bertujuan untuk memenuhi tugas pada semester ganjil ini. Makalah ini
berisi tentang tujuan dan manfaat pemeriksaan fisik. Sehingga, dengan makalah
ini pembaca diharapkan dapat lebih memahami Materi tentang tujuan dan manfaat
pemeriksaan fisik.
Dalam penyusunan makalah ini penyusun menyadari masih jauh dari kesempurnaan,
untuk itu penyusun mengharap kritik dan saran untuk perbaikan dimasa mendatang.
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR.............................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN.....................................................................................................
A.
Latar
Belakang.............................................................................................................
B.
Rumusan
Masalah........................................................................................................
C.
Tujuan...........................................................................................................................
D.
Manfaat
Penulisan........................................................................................................
BAB II PEMBAHASAN........................................................................................................
A.
Defenisi
Dari Pemeriksaan Fisik..................................................................................
B.
Tujuan
Pemeriksaan Fisik.............................................................................................
a.
Pengumpulan
riwayat kes.................................................................................
b.
Pedoman
dasar bagi pewawancara...................................................................
c.
Membuat dx
dan rencana askep.......................................................................
d.
Penatalaksanaan
masalah klien.........................................................................
e.
Mengevaluasi
askep..........................................................................................
C.
Manfaat
Pemeriksaan Fisik..........................................................................................
D.
Tujuan Pemeriksaan Fisik Pada Ibu
Hamil...................................................................
BAB III PENUTUP
A.
Kesimpulan................................................................................................................
B.
Saran..........................................................................................................................
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Pemeriksaan fisik merupakan langkah
pertama dalam menangani pasien. Pasien apapun yang datang ke pusat kesehatan
tentunya akan di lakukan pemeriksaan fisik terlebih dahulu. Pemeriksaan fisik
tersebut dilakukan dengan berbagai cara dan dengan berbagai teknik.
Namun, tujuan pemeriksaan fisik kadang
sering tidak dimengerti oleh pasien dan juga teaga kesehatan. Mereka melupakan
tujuan pemeriksaan fisik dan tidak melakukan pemeriksaan fisik secara rutin.
Oleh karena itu, penulis menulis makalah
ini yang akan membahas tentang tujuan pemeriksaan fisik dalam kesehatan.
B. RUMUSAN MASALAH
1. Apa tujuan Pemeriksaan Fisik
2. Apa manfaat Pemeriksaan Fisik
3. Apa tujuan Pemeriksaan Fisik Pada Ibu
Hamil
C. TUJUAN
1. Mengetahui tujuan Pemeriksaan Fisik
2. Mengetahui manfaat Pemeriksaan Fisik
3. Mengetahui tujuan Pemeriksaan Fisik Pada
Ibu Hamil
D. MANFAAAT PENULISAN
Manfaat penulisan ini yaitu sebagai tugas mata
kuliah Kebutuhan Dasar Manusia yang membahas tentang Tujuan Pemeriksaan Umur
dan Tujuan Pemeriksaan pada ibu hamil.
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Definisi dari Pemeriksaan fisik
Pemeriksaan fisik adalah pemeriksaan tubuh pasien secara keseluruhan atau
hanyabagian tertentu yang dianggap perlu oleh tenaga kesehatan (dokter,
perawat, bidan,dll) yang bersangkutan.
Pemeriksaan fisik adalah melakukan pemeriksaan fisik klien untuk menentukan masalah kesehatan klien. Merupakan bagian
dari pengkajian dalam proses keperawatan
·
Pengumpulan riwayat kes
·
Pedoman dasar bagi pewawancara
·
Membuat dx dan rencana askep
·
Penatalaksanaan masalah klien
·
Mengevaluasi askep
a. Pengumpulan
riwayat kesehatan
·
Tujuan utama interaksi perawat-klien menemukan apa
yang menjadi pusat kekhawatiran klien dan untuk membantu menemukan solusi.
·
Mengumpulkan data dasar tentang kesehatan klien.
·
Menambah, mengkonfirmasi atau menyangkal data yg
diperoleh dalam riwayat keperawatan
b. Pedoman
Dasar Bagi Pewawancara
·
Mengurangi ansietas
·
Mendorong berkomunikas
·
Mempertahankan fleksibilitas
·
Menunjukkan empati
·
Kesadaran pribadi
·
Komunikasi nonverbal
·
Tingkat pemahaman
·
Pertimbangan kultural
·
Penyimpulan wawancara
c. Membuat
dx dan rencana askep
·
Riwayat kesehatan dan pemeriksaan fisik yg lengkap dan
akurat dasar utk membuat dx kep.
·
Berdasarkan analisa kritis dari perawat thd riwayat
kes dan pem fisik awal (data dasar : normal dan abnormal).
·
Hasil Pemeriksaan fisik membantu menentukan etiologi
dx, shg perwt bisa memilih jenis
intervensi yg tepat utk rencana askep.
d. Penatalaksanaan
masalah klien
Selama intervensi keperawatan
dilakukan untuk mangatasi masalah klien, perawat terus-menerus mengkaji fisik
klien sehingga bisa menyesuaikan tindakan yang dilakukan, dan merevisi rencana
askep serta membuat keputusan baru perlu perawat mempunyai keteranga
pengkajian fisik/pemeriksaan fisik.
e. Mengevaluasi
askep
·
Pemeriksaan fisik yg dilakukan perawt memberikan
ukuran yg akurat, terperinci dan objektif
·
Menentukan tercapai tidaknya askep yg direncanakan
·
Menentukan keefektifan askep tsb.
C. Manfaat Pemeriksaan Fisik
a.
Sebagai data untuk membantu perawat dalam menegakkan diagnose keperawatan.
b.
Mengetahui masalah kesehatan yang di alami klien.
c.
Sebagai dasar untuk memilih intervensi keperawatan yang tepat.
d.
Sebagai data untuk mengevaluasi hasil dari asuhan keperawatan.
D. Tujuan Pemeriksaan Fisik Pada Ibu
Hamil
Pemeriksaan fisik pada
ibu hamil selain bertujuan untuk mengetahui kesehatan ibu dan janin saat
ini, juga bertujuan untuk mengetahui perubahan yang terjadi pada pemeriksaan
berikutnya. Penentuan apakah sang ibu sedang hamil atau tidak sangat diperlukan
saat ibu pertama kali berkunjung ke petugas kesehatan. Jika hasil pemeriksaan
pada kunjungan pertama sang ibu dinyatakan hamil, maka langkah selanjutnya
perlu ditentukan berapa usia kehamilannya.
Setiap pemeriksaan
kehamilan adalah dengan melihat dan meraba petugas akan mengetahui apakah ibu
sehat, janin tumbuh dengan baik, tinggi fundus uteri sesuai dengan umur
kahamilan atau tidak, serta di mana letak janin.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Secara umum, pemeriksaan fisik yang dilakukan
bertujuan untuk mengumpulkan data dasar tentang kesehatan klien, untuk
menambah, mengkonfirmasi, atau menyangkal data yang diperoleh dalam riwayat keperawatan,
untuk mengkonfirmasi dan mengidentifikasi diagnosa keperawatan, untuk membuat
penilaian klinis tentang perubahan status kesehatan klien dan
penatalaksanaan.
Untuk mengevaluasi hasil
fisiologis dari asuhan.Pemeriksaan
fisik pada ibu hamil selain bertujuan untuk mengetahui kesehatan ibu dan
janin saat ini, juga bertujuan untuk mengetahui perubahan yang terjadi pada
pemeriksaan berikutnya. Penentuan apakah sang ibu sedang hamil atau tidak
sangat diperlukan saat ibu pertama kali berkunjung ke petugas kesehatan. Jika
hasil pemeriksaan pada kunjungan pertama sang ibu dinyatakan hamil, maka
langkah selanjutnya perlu ditentukan berapa usia kehamilannya.
B. Saran
Penulis
sadar dalam penulisan makalah ini, penulis tidak luput dari salah. Maka dari
itu, penulis berharap pemeriksaan yang di lakukan baik secara fisik umu maupun
pemeriksaan fisik pada ibu hamil dapat di lakukan dengan baik dan benar sesuai
dengan tujuan yang di harapkan






